Rumah kaca II

Ayah, itu suara apa?
Apa piring pecah lagi?
Kenapa Ayah membantingnya?
Apa ia salah lagi?

Ibu, itukah suramu?
Kenapa tak seindah biasanya?
Sumpah serapah
Gendang telingaku pecah

Jangan letakkan kami di rumah kaca
Kami tak menyukainya
Jangan letakkan kami di rumah kaca
Karena pipi Ibu merah, Kakak marah dan Ayah berdarah
Aku lihat semuanya

Di dalam rumah kaca kami tinggal
Ibu, Ayah, Adik dan Kakak
Tak ada apapun lagi di rumah kaca
Apa selanjutnya aku yang pecah?

Komentar

Postingan Populer