Jangan Rusak Ekspektasiku
Aku
adalah diriku
Besar
dengan pengaruh
Gusar
dengan ambisi
Marah
dengan buntu
Aku
adalah diriku
Senang
dengan angin
Limbung
dengan ambigu
Risau
dengan rindu
Jika
amarahku langit, maka Rahman Tuhanku adalah bumi
Yang
menguapkan lidah matahari menjadi hujan
Melahirkan
kuncup-kuncup dari tanah temaram
Alangkah
indah
Jika
bahagiaku adalah air menggenang di dalam wadah-wadah kaca
Maka
ia tengah menunggu waktu untuk menjadi kotor dan pecah
Sebab
sejatinya syukur adalah muara
Dan
hidup sendiri adalah payau
Rekam
jejaknya saja yang menjadi delta.

Komentar
Posting Komentar