Untitled
Untuk
sujud-sujud yang sengaja ditunda, bantu aku mencintaiMu lebih dari kecintaanku
pada apapun di dunia ini. Karena aku percaya, padaMu, kecewa adalah
sebuah kemustahilan. Maka apalagi yang layak aku cari?
Pemangku kuasa jagat, jangan biarkan aku melupakan hakikat ini; dunia yang aku pijak adalah
persinggahan, tempat mencari bekal dan sekedar berselonjor kaki. Tak akan lama, karena kematian adalah kendaraan yang aku dekati setiap detiknya. Maka ketika
kondektur menyeru para penumpangnya, itu kebebasanku membawa bekal macam
apapun. Karena yang menggunakan akal dan bimbinganNya tidak akan menjadi bodoh
dengan membawa buah-buahan busuk untuk dijadikan bekal inti di hari yang besar
dan panjang. Bersiaplah dengan pertanggungjawaban diriku. Karena tugas yang
harus kau lakukan lebih banyak dari waktu yang kau miliki.
Ah,
aku ingin selalu mencintaiMu, Tuhanku.


Komentar
Posting Komentar