Fearness
Kita terlalu takut banyak hal. Padahal sejatinya esensi dari memiliki adalah kesiapan untuk merelakan. Merancang perpisahan demi sebuah pertemuan. Kita terlalu banyak menampung cemas dalam wadah hati kita yang sempit. Memaksanya berjejal dengan kepuasan yang selalu haus, bangga diri, dan luka-luka lain yang tak kita sadari keberadaannya; entah itu besar atau kecil, berbekas atau tidak, bisa jadi terancam infeksi sehingga menciptakan endemik baru; yang pasti semuanya membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat.
Kemudian aku menyangsikan diriku sendiri,
Diriku, kau tau? sebenarnya menjadi muslim itu tentang menyederhanakan keberserahan. Bertuhan adalah cara kita berjuang memusatkan daya dan penunggalan setia sebagai jiwa yang merdeka; berlepas diri dari bilyunan intruksi yang oportunis. Allah tak membutuhkan kita, kitalah yang membutuhkanNya. Inilah tauhid, tidak ada Tuhan selain Allah. Jika ragumu mendebat, katakan padanya bahwa kita tak pernah benar-benar menang pada ambigu kita sendiri, kita tak bisa benar-benar lepas dari satu template tertentu. Maka suara-suara parau dalam hatimu adalah insting terbaik untuk menemukanNya. Memoar pahit dalam hidupmu adalah pecahan puzzle untuk menemukan siapa invisible helper yang membuka peluang dan bantuan tak disangka. Kau butuh tau siapa yang menyelipkan perasaan hangat dalam dadamu ketika hatimu tersentuh syukur. Kau butuh tau, siapa yang menyuruh inderamu terjaga ketika kau melepaskan penjagaanya. ah... kau selalu membuatnya berat diriku..
Angin dari utara mengayun tubuh hati. Sebentar kepalanya tertunduk, jemari kaki menyentuh rumput gajah dan pocerika. Pandanganya lurus dan kosong. Diatasnya langit masih terbentang dengan mega sobek-sobek. Pengetahuannya tengah haus jawaban. Ia membuang nafas buntu.
"Cinta hanya reaksi kimia.."
Hati menengok pada suara itu. Rupanya mata angin tengah berdiri tepat di belakangnya. Ia tersenyum seraya mengenggam temali lalu mengayun tubuh hati.
"Ia tercipta. Kau harus menemukan yang tak dicipta." sambungnya.


Komentar
Posting Komentar