Angle
Melaksanakan suatu perkara atau meninggalkannya pasti akan menuai banyak respon-sekaligus mungkin pertentangan batin dalam diri kita sendiri.
Berlebihan. Sok idealis. Tidak relevan. Cari sensasi. Muluk-muluk.
Manusia dalam angle yang berbeda pasti akan berkata demikian.
Nyinyir.
Tapi balik lagi Rul, angle mana yang mau kamu pakai ? sudut pandang siapa yang ingin kamu cari ridhonya?
Kalau Allah, maka keteguhan bukanlah berlebihan. Keyakinan bukanlah sok ideal. Mengeaktualisasikan perintah Tuhan ke dalam setiap bagian kehidupan bukanlah irrelevant, cuma cari sensasi manusia apalagi. Inginmu gak muluk-muluk, kamu cuma mau Dia senang. Itu saja.
Maka bismillah, lanjutkan perjalanan.
.


Komentar
Posting Komentar